Tuesday, April 7, 2015

SDN SLAWI 03 BORONG TROPI JUARA FLS2N KECAMATAN SLAWI 2015.




Slawi, Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Slawi Drs Mintoro, Senin (6/4), membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat SD  Se Kecamatan Slawi Tahun 2015. Pelaksanaan lomba dilaksanakan di SDN Pakembaran 02 dan 03.Acara diikuiti oleh 41 SD Negeri/ Swasta di wilayah Kecamatan Slawi.  Lomba pada FL2SN terdiri dari pidato Bahasa Indonesia, Cipta puisi,Solo Song, Seni Tari Kreasi Baru, Pantomim, Kriya Anyam, Seni lukis,Cerita Bergambar dan Membatik. 
Pada lomba tahun ini seperti biasa SD Negeri Slawi Kulon 03 mengirimkan siswa- siswanya yang sudah dilatih jauh-jauh hari melalui seleksi yang sangat ketat. Siswa- siswa yang maju pada lomba FLS2N  tingkat Kecamatan Slawi ini yaitu  Lomba Pidato Bahasa Indonesia lutfiah Hanim A dan Zefanya Dwi Cahya , Gambar bercerita  M. Ammar Mahdy, Jhonas Rahan Zagoto( menyanyi tunggal), M kemal Mursyidan Amin (Kriya Anyaman), Azmi iman Rishayanto, Jausa Aurel Agantha ( Lomba Pantomim), Ivanna Fortunata( Lomba melukis), Yossinta Rizky A (Lomba Cipta Puisi), Salsabila atika (Membatik), dan  untuk  lomba Seni Tari Kreasi Baru diwakili oleh  Amanda Putri Kusumaningtyas, Nassya Octalia Anastizahra, Cintanaya Fathya Annandita Putri Arrayyan, Karina Darmayanti.
Hasil lomba FLS2N tingkat Kecamatan Slawi 2015 ini SDN Slawi Kulon 03 meraih beberapa Tropi Kejuaraan sebagai berikut :
Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia  Ananda  Zefanya Dwi Cahya.
Juara 2 Lomba Menyanyi Tunggal  AnandaJhonas Rahan Zagoto
Juara 1 Lomba Kriya Anyam  Ananda  M kemal Mursyidan Amin.
Juara 2 Lomba Cipta Puisi Ananda Yossinta Rizky A
Juara 2 Membatik  Salsabila atika.
Juara 1 Lomba Seni Tari Kreasi Baru Ananda Amanda Putri Kusumaningtyas, nassya Octalia Anastizahra, Cintanaya Fathya Annandita Putri Arrayyan, Karina Darmayanti
Berdasarkan hasil lomba tersebut diatas SDN Slawi Kulon 03 melaju ketingkat Kabupaten Tegal untul Lomba Pidato Bahasa Indonesia, Lomba Kriya Anyam dan Lomba Seni Tari Kreasi Baru.

Monday, March 30, 2015

KEGIATAN DI SEMARANG







Semarang, Sebanyak 35 guru dari 21 Kabupaten / Kota di Jawa Tengah termasuk penulis  dan Ibu Karni Lestari,S.Pd mengikuti seleksi tahap II lomba Guru Unggul Inovatif  dalam rangka Dies Natalis UNNES Semarang tanggal 13-15 Maret 2015. 














Ada beberapa agenda kegiatan yang diadakan seperti kegiatan Pelatihan Presentasi Skill di hari pertama dan Edu Wisata dengan mengunjungi Lab School Unnes Semarang serta wisata sejarah diseputar Semarang di hari kedua.








  Kemudian pada hari ke tiga diisi dengan seleksi tahap II dengan  Peer Teaching. Peserta  lomba mempresentasikan pembelajaran dihadapan peserta lomba dan dewan juri dengan alokasi waktu selama 25 menit.





Tuesday, March 3, 2015

SISWA SDN SLAWI KULON 03 RAIH JUARA OLIMPIADE MIPA.

Slawi- Pada lomba Tahun 2015 ini SDN Slawi Kulon 03 meraih kejuaraan Olimpiade MIPA Tingkata Kecamatan Slawi dan Tingkat Kabupaten Tegal. Berikut Daftar nama siswa yang meraih prestasi tersebut:
OLIMPIADE MIPA TINGKAT KECAMATAN SLAWI 2015.
1. IVAN ARDHANA BAHTIAR JUARA 1 OLIMPIADE MATEMATIKA.
2. HAFIZHA ADHIYANT JUARA 1 OLIMPIADE IPA
3. GHUSAN RAIHAN JUARA 3 OLIMPIADE IPA

OLIMPIADE MIPA TINGKAT KABUPATEN TEGAL 2015
1. IVAN ARDHANA BAHTIAR JUARA 1 OLIMPIADE MATEMATIKA
2. HAFIZHA ADHIYANT JUARA 2 OLIMPIADE IPA


Wednesday, January 21, 2015

Workshop Nasional Revolusi Matematika



Workshop Nasional Revolusi Matematika Bersama Master Matematika Indonesia  Bapak Ir  MH Prakoso,ME.

Slawi, Pada hari Rabu, 14 s.d 15 Januari 2015 bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Tegal diselenggarakan Workshop Nasional Matematika.  Ketua panita Workshop Yulihanto,S.Pd pada acara pra pembukaan mengatakan bahwa peserta Workshop Matematika selama 2 hari ini  di hadiri ± 400 orang guru di Kecamatan Slawi.  Tujuan diselenggarakan workshop ini adalah memperkaya wawasan guru ditingkat sekolah dasar akan metode yang sederhana bahkan sangat sederhana, sehingga dengan menggunakan metode tersebut guru dalam hitungan detik mampu menguasai salah satu metode ajaib  matematika. Sehingga anak didik senang,kreatif, nilai bagus dan menjadikan Pelajaran Matematika bukan Mata  pelajaran yang ditakuti atau momok bagi siswa. 



Workshop Nasional matematika ini dibuka oleh Bapak Drs. H Wasyari,MM. Kabid Dikpora Kabupaten Tegal dan Nara sumber Ir. HM Prakoso ME Master Matematika Indonesia.

Perlu diketahui bahwa dalam era sekarang sangat diperlukan suatu sistem dalam pembelajaran matematika yang cepat, mudah, cermat, dan menyenangkan. Maka perlu disusun sebuah metode pembelajaran matematika kepada guru sekolah dasar yang saat ini perlu diberikan kemajuan peningkatan mutu kesuksesan dalam mengajarkan matematika kepada anak didik. Mengingat murid menerima atau bagi guru untuk menyampaikan dan memberikan solusi yang tepat.

Tuesday, October 21, 2014

KOMITE SEKOLAH : LOKA KARYA PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH SDN SLAWI KULON 03


Slawi- Komite SD Negeri Slawi Kulon 03 pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014 menyelenggarakan Lokakarya Pemberdayaan Komite Sekolah SD Negeri Slawi Kulon 03. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Slawi, Pengawas TK/SD, Komite Sekolah serta Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal dan Peserta yang berasal dari Orang Tua Siswa SDN Slawi Kulon 03. 

Pada acara sambutan,Kepala SDN Slawi Kulon 03 Bapak Sukardi,S.Pd menyampaikan “ Bahwa Pelaksanaan Lokakarya Pemberdayaan Komite Sekolah ini dihadiri oleh 90 peserta yang berasal dari perwakilan orang tua siswa dari kelas 1 s.d kelas 6. Program ini dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di SDN Slawi Kulon 03. 
Sambutan Kepala SDN Slawi Kulon 03 Bapak Sukardi,S.Pd

Acara di buka oleh Bapak Drs Mintoro Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Slawi , dihadiri oleh Bapak Drs. Muslih dari Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal. Nara Sumber pada loka karya yang mengupas tentang pemberdayaan komite sekolah di SDN Slawi Kulon 03 kali ini disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah SDN Slawi Kulon 03 Ir. Doddy Haksman Adi yang telah mengikuti Diklat Pemberdayaan di Kota Bandung beberapa waktu lalu, serta Bapak Sudarko,S.Pd Pengawas TK/SD/SDLB UPTD Dikpora Kecamatan Slawi.
Sambutan Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Slawi Bapk Drs Mintoro pada Acara Lokakarya
Pemberdayaan Komite Sekolah SDN Slawi Kulon 03

 Sambutan dan pemaparan materi pemberdayaan Komite Sekolah
SD Negeri Slawi Kulon 03 oleh Bapak Ir Doddy Haksman Adi dihadapan peserta Lokakarya.

 Perlu diketahui bahwa Penataan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan  telah dilembagakan sejak tahun 1992, yaitu dengan diterbitkannya PP Nomor 39 tahun 1992 tentang Peran serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional dan Kepmendiknas NO. 044/U/2002, tanggal 2 April 2002 tentang pembentukan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Bahwa peran serta masyarakat berfungsi untuk ikut memelihara, menumbuhkan, meningkatkan dan mengembangkan pendidikan nasional dan bertujuan untuk mendayagunakan kemampuan yang ada pada masyarakat seoptimal mungkin untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Komite Sekolah atau Komite Madrasah yang berperan: 1) Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan melalui dewan pendidikan dan komite sekolah/madrasah. 2) Komite sekolah/madrasah, sebagai lembaga mandiri, dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan
dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan.


 Sambutan Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal Bapak Drs. Muslih

Dalam konteks otonomi daerah, sekolah diharapkan lebih bergerak secara  mandiri untuk meningkatkan kinerja manajemen penyelenggaraan pendidikan.
Dengan demikian, sekolah perlu memberdayakan masyarakat melalui Komite
Sekolah dengan mengajak bekerja sama memanfaatkan potensi yang ada, sehingga
semua sumber daya berkembang secara maksimal sesuai dengan kapabilitas masingmasing.
Kebersamaan merupakan potensi yang amat vital untuk membangun
masyarakat menciptakan demokratisasi pendidikan. Sebagai yang demikian,
pemberdayaan Komite Sekolah merupakan alternatif pengelolaan sekolah dengan
harapan mampu mendorong terwujudnya mutu pendidikan yang optimal.
Dalam mengaplikasikan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah
adalah suatu model manajemen yang memberi otonomi sekolah. Sekolah diberikan keleluasan dan partisipasi secara langsung kepada warga sekolah
(guru, siswa, kepala sekolah, karyawan) dan masyarakat yang meliputi orang tua
murid, tokoh masyarakat, ilmuwan, pengusaha dan lainnya dapat juga tokoh agama di
daerahnya.
Peran Komite Sekolah memberi pertimbangan dalam penentuan dan
pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan, mendukung penyelenggaraan pendidikan,
mengontrol, mediator antara pemerintah dan masyarakat. Di samping itu juga
berfungsi mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap
pendidikan bermutu, melakukan kerja sama dengan masyarakat, menampung dan
menganalisa aspirasi, memberi masukan, mendorong orang tua murid dan masyarakat
berpartisipasi dalam pendidikan, menggalang dana masyarakat dan melakukan
evaluasi.

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus-menerus dilakukan baik secara
konvensional maupun inovatif. Hal tersebut lebih terfokus lagi setelah diamanatkan
bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan pada
setiap jenis dan jenjang pendidikan.